

PRIMA-SDK (Pembinaan Puskesmas Terintegrasi merupakan inovasi yang dikembangkan oleh Nurdiana Citra Dewi, S.Kep., Ners., M.M., Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Tahun 2026 BPSDM Provinsi Kalimantan Selatan. Inovasi ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kinerja pembinaan Puskesmas yang memerlukan pendekatan lebih terpadu, sistematis, dan berbasis data.
PRIMA-SDK dikembangkan melalui Model Pembinaan Terintegrasi dengan pendekatan 7P, yang diperkuat dengan pedoman, SOP, instrumen pembinaan, mekanisme tindak lanjut, serta pemanfaatan teknologi informasi. Inovasi ini mengintegrasikan berbagai informasi terkait kondisi dan kinerja Puskesmas sehingga dapat menjadi dasar bagi Tim Pembina dalam menentukan fokus pembinaan, mengidentifikasi permasalahan, memberikan rekomendasi, dan mendorong tindak lanjut perbaikan.
Implementasi PRIMA-SDK dilaksanakan secara bertahap melalui pembentukan Tim Efektif, penyusunan dokumen dan instrumen, penggalangan komitmen stakeholder, workshop, rancang bangun aplikasi dashboard, serta pembinaan langsung ke Puskesmas, termasuk Pembinaan PRIMA-SDK di Puskesmas Kandangan pada 31 Agustus 2026. Salah satu capaian penting adalah terwujudnya Dashboard Monitoring PRIMA-SDK, yang semula direncanakan sebagai milestone jangka menengah namun berhasil direalisasikan lebih awal melalui kolaborasi dan komitmen Tim Efektif.
PRIMA-SDK diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan Puskesmas agar lebih terintegrasi, berbasis data, kolaboratif, dan berorientasi pada tindak lanjut. Ke depan, inovasi ini diarahkan untuk terus dikembangkan melalui penyempurnaan pedoman dan instrumen, penguatan kapasitas Tim Pembina, serta pengembangan dan integrasi dashboard dengan sistem informasi kesehatan yang telah tersedia, sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja Puskesmas dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

